Dalam rangka memperkuat mutu dan kualitas pendidikan, Jurusan Pendidikan Masyarakat (Penmas) Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan penandatanganan MoU dengan Faculty of Education University Malaya pada tanggal 01 Maret 2023. Nota perjanjian MoU tersebut ditandatangani oleh Wakil Dekan II FIP Unimed Dr. Zuraida Lubis, M.Pd., Kons., Departement of Language and Literacy Education, Faculty of Education University Malaya Associate Prof. Dr. Adelina Binti Asmawi, dan Kepala Jurusan Penmas Silvia Mariah Handayani, M.Pd., Ph.D. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Dosen Penmas Unimed dan ratusan mahasiswa Penmas Unimed angkatan 2020-2022.
Selain penandatanganan kerjasama, Jurusan Penmas juga menggelar Kuliah Tamu dengan tema Community Engagement Framework oleh pemateri Associate Prof. Dr. Adelina Binti Asmawi yang dilaksanakan di Aula Lt. 3 FIP Unimed.
Dalam sambutannya, Dr. Zuraida Lubis, M.Pd., Kons., mengatakan bahwa melalui kegiatan ini semoga dapat terciptanya kerjasama yang berkesinambungan dengan University Malaya. Melalui kuliah umum ini diharapkan akan memberikan pemahaman pada mahasiswa bagaimana pelibatan, kerjasama, membina hubungan yang baik pada masyarakat untuk mencapai tujuan. Semoga mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, agar masyarakat dapat terbina dan tercapai tujuan yang diinginkan.
Dalam paparannya, Associate Prof. Dr. Adelina Binti Asmawi mengatakan bahwa mahasiswa Penmas harus bisa memahami kebutuhan dan permasalahan-permasalahan di masyarakat kemudian memberikan solusi dari permasalahan tersebut dengan menggunakan sebuah framework seperti yang beliau telah lakukan. Beliau memberikan sebuah contoh, bahwa masih banyak permasalahan anak-anak miskin perkotaan yang masih rendah dalam kecakapan menggunakan bahasa inggris, hal ini disebabkan tidak adanya pembinaan dari guru yang profesional. Kurangnya motivasi serta sarana dan prasarana yang diberikan untuk meningkatkan potensi serta minat kepada anak-anak.
Selanjutnya beliau memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan berbagai pendekataan yang cocok untuk meningkatkan pencapaian pendidikan pada anak-anak miskin perkotaan, salah satunya dengan cara melakukan strategi pembelajaran dengan memberikan buku atau modul untuk guru serta pendidik dalam proses pembelajaran yang dinamakan dengan framework PEARL. Framework tersebut kemudian diperluas menjadi ke PEARL 2.0, Pearl4PJ (Petaling Jaya), Pearly Starfish dan PEARL 3.0 yang disesuaikan dengan kebutuhan komunitas tertentu. Beliau juga bekerja sama dengan komunitas miskin perkotaan untuk mengembangkan penguasaan bahasa Inggris anak-anak miskin perkotaan melalui pendekatan inventif yang berfokus pada lingkungan informal, menyenangkan dan aman.
Author

Write A Comment

SLOT7777SLOT88SLOT THAILANDhttps://server-thailand.pa-kualakurun.go.idhttps://info-rtp-slot.pa-kualakurun.go.idhttps://sinmas.malukutenggarakab.go.id/cache/slot-thailand/https://www.esurat.malukutenggarakab.go.id/cache/slot88/https://sinmas.malukutenggarakab.go.id/cache/slot88/https://www.esurat.malukutenggarakab.go.id/cache/slot-thailand/https://ppid.mahakamulukab.go.id/server/https://ppid.mahakamulukab.go.id/cache/slot/https://ppid.mahakamulukab.go.id/cache/slot88/