Tag

PENMAS

Browsing
Jurusan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan tes minat bakat di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan pada hari Jumat/09 Desember 2022. Tes ini diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Masyarakat mulai dari angkatan 2020 hingga 2022. Sebanyak 120 orang mahasiswa mengikuti tes minat bakat yang dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama berlangsung dari pukul 09.00-10.00 WIB, dilanjut dengan sesi kedua yang berlangsung dari pukul 10.00-11.00 WIB.
Tes minat bakat ini sendiri merupakan tes psikologi yang akan mengukur potensi untuk mengetahui minat bakat yang dimiliki mahasiswa sehingga dapat dikembangkan menjadi prestasi. Tes ini dilaksanakan oleh Biro Psikologi Psikodinamika yang merupakan lembaga Psikologi dengan pengalaman melakukan test potensi dan asessment di berbagai perusahaan, instansi pemerintah maupun sekolah. Pimpinan Biro Psikologi Psikodinamika Bapak Fauzi Kurniawan, M.Psi, Psikolog mengatakan bahwa “tes minat bakat ini didasari atas minimnya prestasi mahasiswa Pendidikan Masyarakat, dan tes ini diambil sebagai langkah awal untuk mengatasi keminiman tersebut”.
Berlangsungnya sesi pertama disambut dengan baik oleh Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat Ibu Silvia Mariah Handayani,S.Pd,M.Pd yang mengatakan bahwa “ini sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan nilai perkuliahan, tes ini diselenggarakan murni untuk mengetahui arah minat bakat mahasiswa sekalian sehingga dapat difasilitasi dengan terbentuknya komunitas berdasarkan pengelompokkan minat bakat sehingga dapat menjadi wadah pengembangan”. Sesi kedua dibuka oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendidikan Ibu Kamtini,S.Pd,M.Pd yang sama halnya menyambut dengan baik kegiatan ini dan berharap semoga dapat ditiru oleh jurusan lainnya. “Ini merupakan langkah awal untuk mencetak segudang prestasi mahasiswa, dengan begini menjadi tahu akan dibawa kemana minat bakat mahasiswa dan akan difasilitasi sesuai potensi yang dimiliki”, ujarnya.
Mahasiswa yang mengikuti tes ini merasa sangat antusias karena mereka merasa menjadi tahu “arah” diri mereka akan dibawa kemana. “Dengan hasil dari tes ini dapat menjadi bekal bagi saya sendiri karena saya menjadi tahu harus dibawa dan diarahkan kemana potensi yang saya miliki, sehingga dapat menjadi passion dan mencetak prestasi bahkan berguna untuk kedepannya ketika sudah terjun kedalam lapangan pekerjaan”, ujar Nasywa mahasiswa angkatan 2021. Diharapkan dengan adanya tes minat bakat ini mahasiswa jurusan Pendidikan Masyarakat dapat mengambil tindakan atas potensi dirinya sehingga dapat tersalurkan dengan baik dan tepat serta berpeluang menciptakan dan menorehkan prestasi, terlebih lagi dengan adanya tes minat bakat yang telah diselenggarakan ini dapat menjadi bekal bagi jurusan Pendidikan Masyarakat untuk dibentuknya komunitas-komunitas yang dapat memfasilitasi mahasiswa sesuai dengan potensinya masing-masing sehingga ada kepuasan tersendiri bagi mahasiswa ketika minat dan bakatnya tersalurkan dengan baik dan tepat.
Dalam rangka memenuhi tugas projek mata kuliah analisis kebutuhan pelatihan dan desain pelatihan yang diampu oleh bapak Dosen Fauzi Kurniawan S. Psi, M. Psi mahasiswa penmas stambuk 2020 melakukan pelatihan pengembangan diri dengan konsep “Aku Istimewa” pada siswa/i SMP di SLB Negeri Autis Medan.
Pelatihan tersebut dilatarbelakangi dengan adanya hasil analisis terhadap kebutuhan pelatihan yang dibutuhkan oleh siswa/i SMP SLB Negeri Autis Medan, analisis kebutuhan pelatihan tersebut dilakukan dengan cara memberikan beberapa opsi kegiatan pelatihan untuk dipilih, sehingga pada akhirnya, siswa/i SLB Negeri Autis Medan memilih kegiatan pelatihan pengembangan diri dengan konsep “Aku Istimewa”.
Membuat desain pelatihan adalah langkah pertama yang ditempuh oleh mahasiswa Penmas Unimed sebelum akhirnya melakukan kegiatan pelatihan tersebut di hari Jum’at tanggal 02 Desember 2022.
Tujuan pelatihan pengembangan diri dengan konsep “Aku Istimewa” ini adalah untuk membekali para peserta pelatihan yaitu siswa/i SMP SLB Negeri Autis Medan agar lebih terarah, memiliki motivasi diri yang besar, mandiri, serta fokus yang lebih tinggi agar kehidupan bisa berjalan dengan efektif.
Dengan dilaksanakan pelatihan ini, diharapkan siswa/i SMP SLB Negeri Autis Medan yang menjadi peserta pelatihan mampu memaksimalkan segala potensi diri dengan keterbatasan fisik ataupun keistimewaan diri yang dimiliki manusia pada umumnya, sehingga peserta menjadi pribadi yang luar biasa dan mampu bertahan dengan segala tuntunan perubahan. Kegiatan pelatihan ini telah terlaksana dengan baik dan siswa/i SMP SLB Negeri Autis Medan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.
Rehabilitasi Narkoba Yayasan Rumah Ummi menjadi sasaran bagi mahasiswa Pendidikan Masyarakat Stambuk 2021 dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Patologi Sosial yang diampu oleh Ibu Friska Indria Nora Harahap, S.Pd, M.Pd. Hal ini dilakukan mahasiswa Pendidikan Masyarakat dengan mendatangai rehabilitasi narkoba yayasan rumah ummi sebagai bentuk melaksanakan riset pada tanggal 31 Oktober – 02 November 2022.
Dalam jangka waktu 3 hari, mereka melakukan penelitian di rehabilitasi yayasan rumah ummi dengan kegiatan yang berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan untuk mengedukasi mengenai bahaya narkoba serta memberikan kegiatan-kegiatan positif untuk memacu kreativitas dan berguna untuk mengisi waktu luang yang dimiliki oleh residen rehabilitasi narkoba yayasan rumah ummi.
Kegiatan di hari pertama dimulai dengan melakukan perkenalan para residen serta adaptasi dengan lingkungan rehabilitasi narkoba tersebut. Selanjutnya, para mahasiswa memberikan program gymnastic bagi para residen. Kegiatan gymnastic ini baik untuk kesehatan tubuh serta dapat mengurangi resiko kambuhnya perilaku adiktif serta mengurangi kecanduan.
Selanjutnya, pada hari kedua para mahasiswa memberikan program mirror painting kepada residen yang diharapkan dapat menjadi sebuah sarana dalam menyalurkan kreativitas ataupun perasaan yang dituangkan melalui sebuah lukisan. Disisi lain bukan hanya memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada residen, tetapi mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengikuti program morning meeting yang diadakan oleh pihak rehabilitasi yang bertujuan untuk menambah wawasan serta mempererat kekeluargaan dari para residen.
Ditutup dengan program pada hari ketiga yang dilakukan dengan lebih rileks melalui nonton bareng film edukasi. Sama halnya seperti hari kedua, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengikuti program evening wrap up yang diadakan oleh pihak rehabilitasi yang dilakukan dengan cara mahasiswa berkumpul membuat lingkaran bersama para residen dengan tujuan berbagi perasaan dan saling memberikan feedback.
Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Patologi Sosial yang diampu oleh Ibu Friska Indria Nora Harahap, S.Pd, M.Pd, mahasiswa/i Pendidikan Masyarakat Reguler A 2021 melakukan observasi pada tanggal 31 Oktober – 01 November 2022 di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara. Observasi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi hal yang melatarbelakangi residen melakukan patologi berupa penggunaan narkoba serta mencari tahu pengobatan yang dilakukan oleh BNNP SUMUT terhadap residen.
Tidak hanya sekedar melakukan observasi, mahasiswa/i ini juga menghadirkan kegiatan positif berupa memperkenalkan serta memberikan keterampilan berupa pembuatan lampu tidur dengan berbahan dasar bambu kepada residen BNNP SUMUT. Tujuan diberikannya keterampilan tersebut tentunya sebagai salah satu kegiatan yang memfasilitasi residen dalam mendapatkan kegiatan vokasional atau keterampilan yang berguna sebagai bekal bagi residen apabila nanti sudah selesai menjalani program rawat di BNNP SUMUT. Keterampilan ini diberikan atas dasar kemudahan kreativitas untuk dikembangkan dengan mengolah bambu menjadi lampu tidur dengan bersifat inovatif.
Besar harapan dari kegiatan ini nantinya dapat menjadi kegiatan positif yang sifatnya berkelanjutan dan memberikan hasil yang positif pula bagi para residen yang masih minim aktivitas, sehingga dapat terhindar dari kekambuhan menggunakan narkoba untuk menjadi pribadi yang sehat dan berfungsi secara sosial.
Dalam rangka meningkatkan gerakan literasi membaca mahasiswa, Prodi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan mengadakan kegiatan bedah buku “Parenting Point” dalam acara semarak Penmas yang dilaksanakan pada tanggal 9 November 2022 yang lalu dengan tema “Eksplorasi Kreativitas Mahasiswa, Wujudkan Prestasi di Kampus Merdeka”. kegiatan ini bekerja sama dengan obor pustaka cabang medan yang di selenggarakan di Pelataran FIP UNIMED.
Acara bedah buku dihadiri Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Prof Yusnadi MS, serta para Wakil Dekan, Dosen Prodi Pendidikan Masyakarat dan para mahasiswa yang mengikuti kegiatan Semarak PENMAS. dalam kegiatan ini dipandu oleh moderator yang merupakan mahasiswa Pendidikan Masyarakat yaitu Sonia Simamora bersama narasumber dari Obor Pustaka yaitu Syahrizal S.Sos.
Syahrizal dalam kesempatannya mempromosikan buku yang saat ini sedang tren dibaca oleh kaum milenial di Pustaka Obor, salah satunya adalah buku “Parenting Point”. Beliau mengatakan bahwa “di Pustaka Obor ada buku yang terkenal dan banyak dibaca oleh kaum milenial, salah satunya adalah buku parenting point,” tandasnya.
Syahrizal juga mengatakan bahwa bedah buku akan dilakukan via zoom bersama dengan penulisnya yang berasal dari Australia. “Hari ini tidak ada diskusi dan tanya jawab tetapi akan beralih melalui zoom yang akan kami informasikan segera. diskusi ini akan langsung dijelaskan oleh penulisnya berasal dari australia,” jelas Syahrizal.
Secara umum kegiatan bedah buku dilakukan dengan sukses dan lancar yang dihadiri lebih dari seratus mahasiswa. walaupun rintik hujan sempat mengguyur di tengah acara, namun peserta masih sangat antusias dalam menyimak hingga diskusi selesai. rasa penasaran mahasiswa pun terlihat ketika mereka bertanya terkait kapan dilakukannya bedah buku melalui via online, mengenai link pendaftaran untuk mengikuti bedah buku melalui via zoom dan sebagainya.
Melihat antusiasme tersebut pihak Obor pustaka mengatakan akan melakukan kerjasama bersama Prodi Pendidikan Masyarakat dalam membuka Peluang Publikasi buku di Pustaka Obor. “Apabila mahasiswa tertarik untuk mengunjungi obor pustaka maka kami dengan segenap hati melayani serta kami juga memberikan peluang untuk bekerja sama dalam publikasi buku bersama Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan,” harapnya.
Hal tersebut disambut baik oleh Dr. Sudirman SE, M.Pd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan. “Ayo mahasiswa, tingkatkan literasi dengan membudayakan membaca. seorang mahasiswa harus memiliki literasi membaca yang tinggi terkhusus bidang Pendidikan. Pihak Obor Pustaka telah memberikan kesempatan kepada kita untuk bisa mendapatkan dan membaca buku di Obor Pustaka. maka ini kesempatan kita dalam meningkatkan gerakan literasi membaca,” ungkap Dr. Sudirman SE, M.Pd.
Selaras dengan penjelasan Syahrizal S.Sos dalam memberi kesempatan Dosen Pendidikan Masyarakat untuk publikasi buku di Obor Pustaka. “Adanya peluang kerjasama ini diharapkan bisa membuka kesempatan para penulis buku yang sebelumnya sulit dalam mempublikasikan sebuah buku sehingga sekarang kami bisa menjadi medianya,” jelas Syahrizal S.Sos.
“Saya sangat antusias terhadap seminar bedah buku Parenting point ini mengingat bahwa saat ini para orang tua sulit memahami bagaimana cara mengasuh yang baik dan benar di era saat ini. saya berharap segera untuk melakukan bedah buku Parenting Point melalui via zoom. saya juga berharap semoga acara ini dapat berlanjut dan bisa terus memberikan kesempatan dalam membedah buku yang sesuai di era milenial saat ini,” ungkap Rizky, mahasiswa Pendidikan Masyarakat.
Acara terakhir yaitu kegiatan penyerahan cindera mata dari Pustaka Obor kepada 3 buku kepada 3 orang penanya, 1 buku untuk moderator dan 1 buku untuk bidang acara dalam Semarak PENMAS. Diharapkan melalui acara bedah buku ini dapat meningkatkan minat mahasiswa serta masyarakat dalam membaca buku melalui buku buku yang disesuaikan dengan kebutuhan milenial. Diharapkan pula hal ini dapat menjadi sumber pembelajaran generasi muda Indonesia, sehingga mereka dapat turut serta berpartisipasi dalam proses pembangunan untuk memajukan Indonesia melalui literasi membaca buku.
Medan (8/11) Dalam rangka Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat, PT. Pegadaian berkolaborasi dengan Prodi Penmas dengan tema “Investasi Bagi Entrepreneur Muda Di Era Digital”. Kolaborasi kali ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengajak para milenial untuk besmart dalam mengelola keuangan serta besmart dalam menggunakan digital agar dapat menjadi Entrepreneur yang lebih cerdas.
Acara ini diselenggarakan bertempat di Pelataran FipUnimed pada tanggal 8-9 November 2022. Acara workshop kali ini dipandu oleh MC kita yaitu Diva Ayu Adilla yang merupakan mahasiswi Penmas, dengan pemateri yaitu Marzuki,SH yang merupakan perwakilan dari PT. Pegadaian.
Workshop kali ini banyak memberikan ilmu yang sangat bermanfaat untuk para kaum milenial yang ingin cerdas dalam mengatur keuangan atau berinvestasi untuk tabungan dimasa depan yang lebih cerah. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat salah satu keunggulan dari PT. Pegadaian yaitu adanya tabungan emas, cicil emas, bagaimana cara mengadai barang, dan lain sebagainya. Lalu PT. Pegadaian juga memperkenalkan aplikasi Pegadaian Digital yang dapat mempermudah para pengguna dalam melakukan transaksi yang diinginkan dengan menghadirkan berbagai fitur yang dibutuhkan.
Tentunya workshop kali ini mengundang banyak perhatian para kaum milenial yang ingin lebih maju dan ingin lebih cerdas dalam menata masa depan yang lebih cerah dengan cara menabung dan berinvestasi di PT. Pegadaian. Seperti salah satu pertanyaan dari mahasiswi Penmas yang ingin memulai usaha dengan cara mengadaikan barangnya “Bagaimana cara mengadaikan barang, lalu bagaimana cara mengetahui barang tersebut bagus atau rusak, lalu bagaimana jika barang tersebut dalam keadaan rusak ketika dikembalikan”.pungkas mahasiswi penmas. Lalu pemateri menjawab pertanyaan dari mahasiswi tersebut “sebelum mengadaikan barang tentunya barang tersebut diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi tersebut, lalu jika barang tersebut mengalami kerusakan ketika di tangan pegadaian tentu tanggungjawab sepenuhnya ditanggung oleh pihak pegadaian”. Pungkas Marzuki.
Acara puncak Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat Tahun 2022 dengan tema “Eksplorasi Kreativitas Mahasiswa, Wujudkan Prestasi di Kampus Merdeka” pada tanggal 09 November 2022 di Pelataran FIP Unimed berlangsung dengan sangat baik. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah dialog interaktif. Prodi Penmas pada rangkaian kegiatan dialog interaktif ini bekerjasama dengan Sekretaris Forum Komunikasi (FK) PKBM Sumatera Utara yaitu Bapak Indra Prawira,ST sebagai narasumber. Dialog interaktif ini juga dihadiri oleh Bapak Ismail Marzuki Siregar MAP selaku Kepala Bidang Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Medan dan Bapak Sarwo Edy selaku Kapokja Kemitraan dari Balai Besar Guru Penggerak. Rangkaian kegiatan dialog interaktif ini dipandu oleh Aisyah Anggreni, mahasiswi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan.
Rangkaian kegiatan ini dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa. Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Bapak Prof.Yusnadi,MS; WD I Ibu Nani Barorah Nasution S.Psi., M.A., Ph.D; WD II Ibu Dr. Zuraidah Lubis M.Pd., Kons.; dan WD III Ibu Kamtini S.Pd., M.Pd; Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat Bapak Dr.Sudirman,S.E,M.Pd beserta para dosen Pendidikan Masyarakat juga hadir menyaksikan dialog interaktif ini dengan tema “Inovasi Pendidikan Masyarakat di Era Digital”. Tidak kalah antusias, para mahasiswa Pendidikan Masyarakat juga membanjiri Pelataran FIP Unimed untuk menyaksikan dialog interaktif dengan tema yang sangat berguna bagi mahasiswa sebagai calon praktisi Pendidikan Masyarakat. Tidak dapat dipungkiri, mahasiswa diluar jurusan Pendidikan Masyarakat juga ikut antusias menghadiri rangkaian kegiatan dialog interaktif ini.
Dalam dialog interaktifnya, Bapak Indra Prawira,ST menyatakan beberapa inovasi yang hadir di PKBM yang ia kelola saat ini yaitu PKBM Generasi Amanah. Salah satu yang menarik adalah inovasi tutor keliling. Tutor keliling hadir sebagai pendidik bagi anak-anak dirumah tahfidz. “Tutor keliling ini hadir atas dasar kebutuhan anak-anak dirumah tahfidz, karena mereka tidak bisa datang langsung untuk belajar di PKBM, maka kita hadirkan tutor keliling, tutornya yang datang kerumah tahfidz untuk mengajari anak-anak yang ikut paket kesetaraan di PKBM Generasi Amanah” ujarnya. Hal ini ditanggapi dengan begitu positif oleh Dika Dona Syahputra selaku salah satu mahasiswa Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan, Dika mengatakan bahwa “Ini keren sekali, bisa menjadi inspirasi saya kedepannya sebagai calon praktisi Pendidikan Masyarakat, analisis kebutuhannya benar-benar ada disana, atas dasar analisis kebutuhan itulah dihadirkan inovasi dan itu begitu keren sekali” ungkapnya.
Prodi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan bekerjasama dengan Balai Besar Guru Penggerak dalam rangka memeriahkan acara Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat melalui Dialog Interaktif pada acara puncak tanggal 09 November 2022 di Pelataran FIP Universitas Negeri Medan. Dialog Interaktif ini dihadiri oleh Bapak Ir.Sarwo Edy, M.Pd selaku Kapokja Kemitraan dari Balai Besar Guru Penggerak. Sebelum memaparkan materi, beliau mengatakan bahwa “Siapapun yang ingin berdiskusi lebih lanjut, silahkan datang ke BBGP Sumatera Utara”. Hal tersebut begitu diapresiasi oleh Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan, Bapak Mahfuzi Irwan, S.Pd, M.Pd merasa bahwa lembaga seperti ini yang dibutuhkan, lembaga yang selalu terbuka akan kesempatan untuk orang diluar lembaganya berdiskusi lebih lanjut. Selain Bapak Sarwo Edy, dialog interaktif ini juga dihadiri oleh Bapak Ismail Marzuki Siregar MAP selaku Kepala Bidang Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Medan dan Bapak Indra Prawira,ST selaku Sekretaris Forum Komunikasi PKBM Sumatera Utara. Dialog interaktif ini dimoderatori oleh Aisyah Anggreni yang merupakan mahasiswi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan.
Dalam pemaparan awalnya, Bapak Sarwo Edy  menyatakan bahwa Kota Medan merupakan salah satu diantara 5 daerah yang memiliki Balai Besar Guru Penggerak. “Balai Besar Guru Penggerak hanya ada di 5 daerah termasuk salah satunya Kota Medan, selebihnya hanya Balai Guru Penggerak (BGP) bukan Balai Besar Guru Penggerak” ujarnya. Dalam dialog interaktifnya, beliau memaparkan beberapa inovasi PNF yang dilakukan oleh BBGP yang merupakan transformasi bidang kelembagaan. Sebelum sampai kepada pembahasan inovasi, beliau menyampaikan bahwa Balai Besar Guru Penggerak memiliki tugas terhadap pengembangan dan pemberdayaan guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah. Saat ini, Balai Besar Guru Penggerak sedang gencar-gencarnya melakukan Program Guru Penggerak dan Program Sekolah Penggerak.
Bapak Sarwo Edy menegaskan bahwa untuk inovasi PNF yang sudah dilakukan salah satunya pada program kesetaraan yaitu dihadirkannya E-Paket, dilakukannya tes diagnostic, dan pembelajaran berdiferensiasi pada program kesetaraan yang meliputi pembelajaran tatap muka, mandiri, dan tutorial. Diakhir daripada dialog interaktif ini, Dr.Sudirman,S.E,M.Pd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat begitu mengharapkan mahasiswa-mahasiswa yang hadir dalam dialog interaktif ini senantiasa untuk terus mencari pengetahuan dari lembaga-lembaga terkait Pendidikan Nonformal dengan terus up to date terhadap pengembangan-pengembangan yang dilakukan dalam Pendidikan Nonformal di era digital ini. Hal tersebut ditanggapi dengan positif oleh salah satu mahasiswa Pendidikan Masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut, Rodhiatam Mardiah mengatakan bahwa “saya secara pribadi semakin semangat untuk terus mencari tahu inovasi-inovasi yang telah dihadirkan dalam Pendidikan Nonformal maupun inovasi-inovasi yang ada kemungkinannya dihadirkan dalam Pendidikan Nonformal demi pengembangan Pendidikan Nonformal itu sendiri”, ujarnya.
Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan dilaksanakan dalam rangka memacu kreativitas mahasiswa untuk mewujudkan prestasi di kampus merdeka. Selaras dengan tujuan diadakannya Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat ini, salah satu rangkaian kegiatannya bersinergi dalam mendukung terwujudnya tujuan yang dicetuskan. Hal ini dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Medan dalam mencapai tujuan diselenggarakannya Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat dan membalut kemeriahan dengan edukasi melalui Diskusi Panel dengan tema “Inovasi Pendidikan Masyarakat di Era Digital”. Diskusi ini dilakukan pada puncak Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat tanggal 09 November 2022 di Pelataran FIP Unimed. Diskusi ini diawali dengan penyampaian materi oleh Bapak Ismail Marzuki Siregar MAP selaku Kepala Bidang Pendidikan Nonformal terkait inovasi PNF yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Medan. Pak Ismail mengatakan bahwa “Dinas Pendidikan Kota Medan akan selalu mensupport Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan dengan membuka pintu seluas-luasnya untuk peluang berdiskusi terkait hal-hal pengembangan daripada Pendidikan Nonformal”.
Atas dasar hal tersebut, Prof. Yusnadi, MS selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan sangat berterimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan terhadap Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan untuk senantiasa berkolaborasi dengan bertukar pikiran melalui diskusi untuk pengembangan Pendidikan Nonformal. Dr. Sudirman, S.E, M.Pd juga begitu mengapresiasi salah satu rangkaian kegiatan di Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat ini, karena selain dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Medan, diskusi ini juga dihadiri oleh Bapak Sarwo Edy dari Balai Besar Guru Penggerak, dan juga Bapak Indra Prawira, ST yang merupakan Sekretaris Forum Komunikasi PKBM Sumatera Utara. Salah satu rangkaian kegiatan dari Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat ini dimoderatori oleh Aisyah Anggreni, Mahasiswi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan. Dalam pembukaannya, Aisyah mengatakan bahwa “ketika berbicara soal inovasi pasti identik dengan hal baru yang sifatnya solutif dan berdasarkan analisis kebutuhan”. Bapak Ismail Marzuki Siregar dalam pemaparan awalnya menyampaikan bahwa saat ini sudah ada sekitar 430 Lembaga Kursus dan Pelatihan serta 35 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang telah bergabung di Dinas Pendidikan Kota Medan sebagai satuan Pendidikan Nonformal.
Senada dengan pengantar dari moderator, hal tersebut dibenarkan oleh Bapak Ismail Marzuki Siregar MAP dengan menyampaikan beberapa hal terkait inovasi yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Medan, salah satunya adalah saat ini Dinas Pendidikan Kota Medan sedang gencar-gencarnya melakukan pelatihan-pelatihan, termasuk salah satunya pelatihan E-Rapor. E-Rapor adalah salah satu inovasi yang dihadirkan berupa aplikasi digital yang diindikasikan sebagai aplikasi yang mempermudah guru dalam melakukan penilaian dan sebagainya. Diskusi ini dirasa begitu bermanfaat bagi praktisi Pendidikan Masyarakat karena mendapatkan hal baru dengan melihat inovasi pendidikan masyarakat dari sudut pandang Dinas Pendidikan. Hal ini yang dirasakan oleh Mikael Togatorop selaku mahasiswa Pendidikan Masyarakat yang juga menjadi bagian dari BPMF, “jujur, saya begitu merasakan banyak manfaat dari diskusi ini salah satunya mendapatkan insight dengan sudut pandang baru tentang inovasi Pendidikan Nonformal yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan di tengah era digital seperti ini” ujarnya.

Dalam rangka menyemarakkan masa unjuk kerja tugas projek mahasiswa, program studi pendidikan masyarakat Universitas Negeri Medan menggelar Perlombaan Semarak Nasional Penmas Unimed Tahun 2022 dengan tema “Eksplorasi Kreativitas Mahasiswa, Wujudkan Prestasi di Kampus Merdeka”. Kegiatan perlombaan diselenggarakan mulai 20 September 2022 hingga 31 Oktober 2022 secara daring dan luring. Adapun mata lomba yang dilombakan ialah Lomba Debat Nasional, Lomba Opini, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Lomba Produk Inovasi, Lomba Podcast Nusantara, Lomba Photography, Lomba Pidato Bahasa Indonesia dan Lomba Pidato Bahasa Inggris. Lomba tersebut diikuti dari berbagai universitas di Indonesia seperti: Universitas Negeri Jakarta, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Lambung Mangkurat, Politeknik Penerbangan, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Medan. Dalam pelaksanaan lomba tersebut Dewan Juri yang dihadirkan berasal dari berbagai Universitas ternama di Indonesia. Perlombaan Semarak Nasional Penmas 2022 ini dinakhodai oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Penmas Unimed. Sebagai Steering Comitee, dosen prodi penmas Unimed Mahfuzi Irwan,M.Pd menyampaikan bahwa “perlombaan ini diinisasi karena kepedulian terhadap kreativitas mahasiswa yang sudah lama tidak terekspos akibat Covid-19 sekaligus untuk mendukung pencapaian prestasi akadmeik dan non akdemik di lingkungan perguruan tinggi”. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Jurusan Prodi Penmas Unimed, Dr.Sudirman,M.Pd mengatakan bahwa ” ajang perlombaan Semarak Nasional Penmas 2022 ini sebagai momentum para mahasiswa penmas untuk unjuk bakat dan kecerdasan akademiknya agar bisa bersaing secara Nasional”.

Adapun mata lomba yang paling banyak diminati oleh pendaftar yang berasal dari kalangan mahasiswa ialah perlombaan Pidato Bahasa Indonesia dengan jumlah 73 peserta, Photography sebanyak 70 peserta dan Opini sebanyak 63 peserta. Proses penilaian lomba secara umum dilakukan secara daring sebelum acara Puncak Semarak Nasional Penmas Tahun 2022 8-9 November, kecuali lomba Pdiato Bahasa Indonesia dan Lomba Pidato Bahasa Inggris yang putaran finalnya dilakukan pada tanggal 8 November 2022 secara luring. ” Antusiasme mahasiswa dalam mengikuti lomba sangat patut diapresiasi, ini bukti bahwa di era merdeka belajar mahasiswa kita semakin menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap perkembangan dirinya yang dibuktikan dengan mengikuti perlombaan seperti ini” ungkap Slivia Handayani,PhD yang merupakan salah satu juri perlombaan karya tulis ilmiah.

Setelah melalui proses perlombaan yang cukup panjang, pada acara puncak Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan Tahun 2022 diumumkan nama-nama peserta perlombaan yang mendapatkan juara. Untuk perlombaan Debat Nasioanal juara ketiga diraih oleh Tim Rahmad Hidayat Nasution, Aisyah Anggreini, dan Vitra Anugrah Setya Siringo-ringo (Penmas-Unimed). Juara kedua diraih oleh Tim Nirsya Ismi Almanda, Nazwa Zachra Bayyinah, dan Nurul Azzima (Penmas-UNJ). Sementara Juara pertama diraih oleh Ellisabeth, Siti Salimah. Anggreini Aprilia (Universitas Lambung Mangkurat). Untuk perlombaan Opini juara pertama diraih oleh Amira Syafana (PGSD-UMM), Juara kedua diraih oleh Eiraen Jane Gultom (Penmas- Unimed) dan Jara ketiga diraih oleh Siti Salma Sitio (Akuntansi Syariah-UINSU). Kemudian perlombaan Pidato Bahasa Indonesia, Juara pertama diraih oleh Aji Joko Sutrisno (PGSD-UMSU), Juara kedua diraih oleh Devi natalia Hutagalung (Penmas-Unimed), dan Juara ketiga diraih oleh Muhammad Raziq Abdullah (Poltekbang). Untuk perlombaan LKTI, Juara pertama diraih oleh Tim Ewi Darman Ndraha (Penmas-Unimed), Juara kedua diraih oleh Tim Michael Togatorop (Penmas-Unimed), dan Juara ketiga diraih oleh Tim Gian Sipahutar (Penmas Unimed). Perlombaan Photography juara pertama diraih oleh Rinaldi (Bisnis Digital-Universitas Mahkota Trikom), Juara kedua diraih oleh Yunita Sinta Amanda (PLS-UNNES), dan juara ketiga diraih oleh Muhammad Salim Sagala (Penmas-Unimed), dan Untuk perlombaan Produk Inovasi, Juara pertama diraih oleh Tim Ardilla Dinda (PLS-Unnes), Juara kedua diraih oleh Tim Anggita Anastasya Sihaloho (Penmas-Unimed) dan Juara ketiga diraih oleh Tim Fitria Anjani Nasution (Penmas-Unimed). Perlombaan Podcast untuk juara pertama diraih oleh Tim Dika Dona Syahputra, juara kedua diraih oleh Tim Dwi Ayu Chairunnisa, dan Juara ketiga diraih oleh Sabda Wijaya. Perlombaan Pidato Bahasa Inggris juara pertama diraih oleh Violla Emilia (PGSD-UMM), Juara kedua diraih oleh Nasywa Nurhasanah Hsb (Penmas-Unimed), dan juara ketiga diraih oleh Joane Jannete Sianipar (Penmas-Unimed.

Pada puncak acara penyerahan hadiah, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Prof.Dr.Yusnadi,MS mengatakan bahwa” Selamat dan sukses untuk pemenang lomba, kami bangga dengan pencapaian prestasi mahasiswa sekalian. Ini membuktikan bahwa ajang seperti Semarak Nasional Penmas 2022 ini memiliki dampak yang positif bagi pekrembangan intelektualitas mahasiswa, sekali lagi selamat dan teruslah berprestasi!”. (MIS)