Author

Aisyah

Browsing
Rehabilitasi Narkoba Yayasan Rumah Ummi menjadi sasaran bagi mahasiswa Pendidikan Masyarakat Stambuk 2021 dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Patologi Sosial yang diampu oleh Ibu Friska Indria Nora Harahap, S.Pd, M.Pd. Hal ini dilakukan mahasiswa Pendidikan Masyarakat dengan mendatangai rehabilitasi narkoba yayasan rumah ummi sebagai bentuk melaksanakan riset pada tanggal 31 Oktober – 02 November 2022.
Dalam jangka waktu 3 hari, mereka melakukan penelitian di rehabilitasi yayasan rumah ummi dengan kegiatan yang berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan untuk mengedukasi mengenai bahaya narkoba serta memberikan kegiatan-kegiatan positif untuk memacu kreativitas dan berguna untuk mengisi waktu luang yang dimiliki oleh residen rehabilitasi narkoba yayasan rumah ummi.
Kegiatan di hari pertama dimulai dengan melakukan perkenalan para residen serta adaptasi dengan lingkungan rehabilitasi narkoba tersebut. Selanjutnya, para mahasiswa memberikan program gymnastic bagi para residen. Kegiatan gymnastic ini baik untuk kesehatan tubuh serta dapat mengurangi resiko kambuhnya perilaku adiktif serta mengurangi kecanduan.
Selanjutnya, pada hari kedua para mahasiswa memberikan program mirror painting kepada residen yang diharapkan dapat menjadi sebuah sarana dalam menyalurkan kreativitas ataupun perasaan yang dituangkan melalui sebuah lukisan. Disisi lain bukan hanya memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada residen, tetapi mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengikuti program morning meeting yang diadakan oleh pihak rehabilitasi yang bertujuan untuk menambah wawasan serta mempererat kekeluargaan dari para residen.
Ditutup dengan program pada hari ketiga yang dilakukan dengan lebih rileks melalui nonton bareng film edukasi. Sama halnya seperti hari kedua, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengikuti program evening wrap up yang diadakan oleh pihak rehabilitasi yang dilakukan dengan cara mahasiswa berkumpul membuat lingkaran bersama para residen dengan tujuan berbagi perasaan dan saling memberikan feedback.
Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Patologi Sosial yang diampu oleh Ibu Friska Indria Nora Harahap, S.Pd, M.Pd, mahasiswa/i Pendidikan Masyarakat Reguler A 2021 melakukan observasi pada tanggal 31 Oktober – 01 November 2022 di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara. Observasi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi hal yang melatarbelakangi residen melakukan patologi berupa penggunaan narkoba serta mencari tahu pengobatan yang dilakukan oleh BNNP SUMUT terhadap residen.
Tidak hanya sekedar melakukan observasi, mahasiswa/i ini juga menghadirkan kegiatan positif berupa memperkenalkan serta memberikan keterampilan berupa pembuatan lampu tidur dengan berbahan dasar bambu kepada residen BNNP SUMUT. Tujuan diberikannya keterampilan tersebut tentunya sebagai salah satu kegiatan yang memfasilitasi residen dalam mendapatkan kegiatan vokasional atau keterampilan yang berguna sebagai bekal bagi residen apabila nanti sudah selesai menjalani program rawat di BNNP SUMUT. Keterampilan ini diberikan atas dasar kemudahan kreativitas untuk dikembangkan dengan mengolah bambu menjadi lampu tidur dengan bersifat inovatif.
Besar harapan dari kegiatan ini nantinya dapat menjadi kegiatan positif yang sifatnya berkelanjutan dan memberikan hasil yang positif pula bagi para residen yang masih minim aktivitas, sehingga dapat terhindar dari kekambuhan menggunakan narkoba untuk menjadi pribadi yang sehat dan berfungsi secara sosial.
Dalam rangka meningkatkan gerakan literasi membaca mahasiswa, Prodi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan mengadakan kegiatan bedah buku “Parenting Point” dalam acara semarak Penmas yang dilaksanakan pada tanggal 9 November 2022 yang lalu dengan tema “Eksplorasi Kreativitas Mahasiswa, Wujudkan Prestasi di Kampus Merdeka”. kegiatan ini bekerja sama dengan obor pustaka cabang medan yang di selenggarakan di Pelataran FIP UNIMED.
Acara bedah buku dihadiri Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Prof Yusnadi MS, serta para Wakil Dekan, Dosen Prodi Pendidikan Masyakarat dan para mahasiswa yang mengikuti kegiatan Semarak PENMAS. dalam kegiatan ini dipandu oleh moderator yang merupakan mahasiswa Pendidikan Masyarakat yaitu Sonia Simamora bersama narasumber dari Obor Pustaka yaitu Syahrizal S.Sos.
Syahrizal dalam kesempatannya mempromosikan buku yang saat ini sedang tren dibaca oleh kaum milenial di Pustaka Obor, salah satunya adalah buku “Parenting Point”. Beliau mengatakan bahwa “di Pustaka Obor ada buku yang terkenal dan banyak dibaca oleh kaum milenial, salah satunya adalah buku parenting point,” tandasnya.
Syahrizal juga mengatakan bahwa bedah buku akan dilakukan via zoom bersama dengan penulisnya yang berasal dari Australia. “Hari ini tidak ada diskusi dan tanya jawab tetapi akan beralih melalui zoom yang akan kami informasikan segera. diskusi ini akan langsung dijelaskan oleh penulisnya berasal dari australia,” jelas Syahrizal.
Secara umum kegiatan bedah buku dilakukan dengan sukses dan lancar yang dihadiri lebih dari seratus mahasiswa. walaupun rintik hujan sempat mengguyur di tengah acara, namun peserta masih sangat antusias dalam menyimak hingga diskusi selesai. rasa penasaran mahasiswa pun terlihat ketika mereka bertanya terkait kapan dilakukannya bedah buku melalui via online, mengenai link pendaftaran untuk mengikuti bedah buku melalui via zoom dan sebagainya.
Melihat antusiasme tersebut pihak Obor pustaka mengatakan akan melakukan kerjasama bersama Prodi Pendidikan Masyarakat dalam membuka Peluang Publikasi buku di Pustaka Obor. “Apabila mahasiswa tertarik untuk mengunjungi obor pustaka maka kami dengan segenap hati melayani serta kami juga memberikan peluang untuk bekerja sama dalam publikasi buku bersama Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan,” harapnya.
Hal tersebut disambut baik oleh Dr. Sudirman SE, M.Pd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan. “Ayo mahasiswa, tingkatkan literasi dengan membudayakan membaca. seorang mahasiswa harus memiliki literasi membaca yang tinggi terkhusus bidang Pendidikan. Pihak Obor Pustaka telah memberikan kesempatan kepada kita untuk bisa mendapatkan dan membaca buku di Obor Pustaka. maka ini kesempatan kita dalam meningkatkan gerakan literasi membaca,” ungkap Dr. Sudirman SE, M.Pd.
Selaras dengan penjelasan Syahrizal S.Sos dalam memberi kesempatan Dosen Pendidikan Masyarakat untuk publikasi buku di Obor Pustaka. “Adanya peluang kerjasama ini diharapkan bisa membuka kesempatan para penulis buku yang sebelumnya sulit dalam mempublikasikan sebuah buku sehingga sekarang kami bisa menjadi medianya,” jelas Syahrizal S.Sos.
“Saya sangat antusias terhadap seminar bedah buku Parenting point ini mengingat bahwa saat ini para orang tua sulit memahami bagaimana cara mengasuh yang baik dan benar di era saat ini. saya berharap segera untuk melakukan bedah buku Parenting Point melalui via zoom. saya juga berharap semoga acara ini dapat berlanjut dan bisa terus memberikan kesempatan dalam membedah buku yang sesuai di era milenial saat ini,” ungkap Rizky, mahasiswa Pendidikan Masyarakat.
Acara terakhir yaitu kegiatan penyerahan cindera mata dari Pustaka Obor kepada 3 buku kepada 3 orang penanya, 1 buku untuk moderator dan 1 buku untuk bidang acara dalam Semarak PENMAS. Diharapkan melalui acara bedah buku ini dapat meningkatkan minat mahasiswa serta masyarakat dalam membaca buku melalui buku buku yang disesuaikan dengan kebutuhan milenial. Diharapkan pula hal ini dapat menjadi sumber pembelajaran generasi muda Indonesia, sehingga mereka dapat turut serta berpartisipasi dalam proses pembangunan untuk memajukan Indonesia melalui literasi membaca buku.
Medan (8/11) Dalam rangka Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat, PT. Pegadaian berkolaborasi dengan Prodi Penmas dengan tema “Investasi Bagi Entrepreneur Muda Di Era Digital”. Kolaborasi kali ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengajak para milenial untuk besmart dalam mengelola keuangan serta besmart dalam menggunakan digital agar dapat menjadi Entrepreneur yang lebih cerdas.
Acara ini diselenggarakan bertempat di Pelataran FipUnimed pada tanggal 8-9 November 2022. Acara workshop kali ini dipandu oleh MC kita yaitu Diva Ayu Adilla yang merupakan mahasiswi Penmas, dengan pemateri yaitu Marzuki,SH yang merupakan perwakilan dari PT. Pegadaian.
Workshop kali ini banyak memberikan ilmu yang sangat bermanfaat untuk para kaum milenial yang ingin cerdas dalam mengatur keuangan atau berinvestasi untuk tabungan dimasa depan yang lebih cerah. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat salah satu keunggulan dari PT. Pegadaian yaitu adanya tabungan emas, cicil emas, bagaimana cara mengadai barang, dan lain sebagainya. Lalu PT. Pegadaian juga memperkenalkan aplikasi Pegadaian Digital yang dapat mempermudah para pengguna dalam melakukan transaksi yang diinginkan dengan menghadirkan berbagai fitur yang dibutuhkan.
Tentunya workshop kali ini mengundang banyak perhatian para kaum milenial yang ingin lebih maju dan ingin lebih cerdas dalam menata masa depan yang lebih cerah dengan cara menabung dan berinvestasi di PT. Pegadaian. Seperti salah satu pertanyaan dari mahasiswi Penmas yang ingin memulai usaha dengan cara mengadaikan barangnya “Bagaimana cara mengadaikan barang, lalu bagaimana cara mengetahui barang tersebut bagus atau rusak, lalu bagaimana jika barang tersebut dalam keadaan rusak ketika dikembalikan”.pungkas mahasiswi penmas. Lalu pemateri menjawab pertanyaan dari mahasiswi tersebut “sebelum mengadaikan barang tentunya barang tersebut diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi tersebut, lalu jika barang tersebut mengalami kerusakan ketika di tangan pegadaian tentu tanggungjawab sepenuhnya ditanggung oleh pihak pegadaian”. Pungkas Marzuki.
Acara puncak Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat Tahun 2022 dengan tema “Eksplorasi Kreativitas Mahasiswa, Wujudkan Prestasi di Kampus Merdeka” pada tanggal 09 November 2022 di Pelataran FIP Unimed berlangsung dengan sangat baik. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah dialog interaktif. Prodi Penmas pada rangkaian kegiatan dialog interaktif ini bekerjasama dengan Sekretaris Forum Komunikasi (FK) PKBM Sumatera Utara yaitu Bapak Indra Prawira,ST sebagai narasumber. Dialog interaktif ini juga dihadiri oleh Bapak Ismail Marzuki Siregar MAP selaku Kepala Bidang Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Medan dan Bapak Sarwo Edy selaku Kapokja Kemitraan dari Balai Besar Guru Penggerak. Rangkaian kegiatan dialog interaktif ini dipandu oleh Aisyah Anggreni, mahasiswi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan.
Rangkaian kegiatan ini dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa. Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Bapak Prof.Yusnadi,MS; WD I Ibu Nani Barorah Nasution S.Psi., M.A., Ph.D; WD II Ibu Dr. Zuraidah Lubis M.Pd., Kons.; dan WD III Ibu Kamtini S.Pd., M.Pd; Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat Bapak Dr.Sudirman,S.E,M.Pd beserta para dosen Pendidikan Masyarakat juga hadir menyaksikan dialog interaktif ini dengan tema “Inovasi Pendidikan Masyarakat di Era Digital”. Tidak kalah antusias, para mahasiswa Pendidikan Masyarakat juga membanjiri Pelataran FIP Unimed untuk menyaksikan dialog interaktif dengan tema yang sangat berguna bagi mahasiswa sebagai calon praktisi Pendidikan Masyarakat. Tidak dapat dipungkiri, mahasiswa diluar jurusan Pendidikan Masyarakat juga ikut antusias menghadiri rangkaian kegiatan dialog interaktif ini.
Dalam dialog interaktifnya, Bapak Indra Prawira,ST menyatakan beberapa inovasi yang hadir di PKBM yang ia kelola saat ini yaitu PKBM Generasi Amanah. Salah satu yang menarik adalah inovasi tutor keliling. Tutor keliling hadir sebagai pendidik bagi anak-anak dirumah tahfidz. “Tutor keliling ini hadir atas dasar kebutuhan anak-anak dirumah tahfidz, karena mereka tidak bisa datang langsung untuk belajar di PKBM, maka kita hadirkan tutor keliling, tutornya yang datang kerumah tahfidz untuk mengajari anak-anak yang ikut paket kesetaraan di PKBM Generasi Amanah” ujarnya. Hal ini ditanggapi dengan begitu positif oleh Dika Dona Syahputra selaku salah satu mahasiswa Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan, Dika mengatakan bahwa “Ini keren sekali, bisa menjadi inspirasi saya kedepannya sebagai calon praktisi Pendidikan Masyarakat, analisis kebutuhannya benar-benar ada disana, atas dasar analisis kebutuhan itulah dihadirkan inovasi dan itu begitu keren sekali” ungkapnya.
Prodi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan bekerjasama dengan Balai Besar Guru Penggerak dalam rangka memeriahkan acara Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat melalui Dialog Interaktif pada acara puncak tanggal 09 November 2022 di Pelataran FIP Universitas Negeri Medan. Dialog Interaktif ini dihadiri oleh Bapak Ir.Sarwo Edy, M.Pd selaku Kapokja Kemitraan dari Balai Besar Guru Penggerak. Sebelum memaparkan materi, beliau mengatakan bahwa “Siapapun yang ingin berdiskusi lebih lanjut, silahkan datang ke BBGP Sumatera Utara”. Hal tersebut begitu diapresiasi oleh Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan, Bapak Mahfuzi Irwan, S.Pd, M.Pd merasa bahwa lembaga seperti ini yang dibutuhkan, lembaga yang selalu terbuka akan kesempatan untuk orang diluar lembaganya berdiskusi lebih lanjut. Selain Bapak Sarwo Edy, dialog interaktif ini juga dihadiri oleh Bapak Ismail Marzuki Siregar MAP selaku Kepala Bidang Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Medan dan Bapak Indra Prawira,ST selaku Sekretaris Forum Komunikasi PKBM Sumatera Utara. Dialog interaktif ini dimoderatori oleh Aisyah Anggreni yang merupakan mahasiswi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan.
Dalam pemaparan awalnya, Bapak Sarwo Edy  menyatakan bahwa Kota Medan merupakan salah satu diantara 5 daerah yang memiliki Balai Besar Guru Penggerak. “Balai Besar Guru Penggerak hanya ada di 5 daerah termasuk salah satunya Kota Medan, selebihnya hanya Balai Guru Penggerak (BGP) bukan Balai Besar Guru Penggerak” ujarnya. Dalam dialog interaktifnya, beliau memaparkan beberapa inovasi PNF yang dilakukan oleh BBGP yang merupakan transformasi bidang kelembagaan. Sebelum sampai kepada pembahasan inovasi, beliau menyampaikan bahwa Balai Besar Guru Penggerak memiliki tugas terhadap pengembangan dan pemberdayaan guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah. Saat ini, Balai Besar Guru Penggerak sedang gencar-gencarnya melakukan Program Guru Penggerak dan Program Sekolah Penggerak.
Bapak Sarwo Edy menegaskan bahwa untuk inovasi PNF yang sudah dilakukan salah satunya pada program kesetaraan yaitu dihadirkannya E-Paket, dilakukannya tes diagnostic, dan pembelajaran berdiferensiasi pada program kesetaraan yang meliputi pembelajaran tatap muka, mandiri, dan tutorial. Diakhir daripada dialog interaktif ini, Dr.Sudirman,S.E,M.Pd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat begitu mengharapkan mahasiswa-mahasiswa yang hadir dalam dialog interaktif ini senantiasa untuk terus mencari pengetahuan dari lembaga-lembaga terkait Pendidikan Nonformal dengan terus up to date terhadap pengembangan-pengembangan yang dilakukan dalam Pendidikan Nonformal di era digital ini. Hal tersebut ditanggapi dengan positif oleh salah satu mahasiswa Pendidikan Masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut, Rodhiatam Mardiah mengatakan bahwa “saya secara pribadi semakin semangat untuk terus mencari tahu inovasi-inovasi yang telah dihadirkan dalam Pendidikan Nonformal maupun inovasi-inovasi yang ada kemungkinannya dihadirkan dalam Pendidikan Nonformal demi pengembangan Pendidikan Nonformal itu sendiri”, ujarnya.
Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan dilaksanakan dalam rangka memacu kreativitas mahasiswa untuk mewujudkan prestasi di kampus merdeka. Selaras dengan tujuan diadakannya Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat ini, salah satu rangkaian kegiatannya bersinergi dalam mendukung terwujudnya tujuan yang dicetuskan. Hal ini dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Medan dalam mencapai tujuan diselenggarakannya Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat dan membalut kemeriahan dengan edukasi melalui Diskusi Panel dengan tema “Inovasi Pendidikan Masyarakat di Era Digital”. Diskusi ini dilakukan pada puncak Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat tanggal 09 November 2022 di Pelataran FIP Unimed. Diskusi ini diawali dengan penyampaian materi oleh Bapak Ismail Marzuki Siregar MAP selaku Kepala Bidang Pendidikan Nonformal terkait inovasi PNF yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Medan. Pak Ismail mengatakan bahwa “Dinas Pendidikan Kota Medan akan selalu mensupport Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan dengan membuka pintu seluas-luasnya untuk peluang berdiskusi terkait hal-hal pengembangan daripada Pendidikan Nonformal”.
Atas dasar hal tersebut, Prof. Yusnadi, MS selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan sangat berterimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan terhadap Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan untuk senantiasa berkolaborasi dengan bertukar pikiran melalui diskusi untuk pengembangan Pendidikan Nonformal. Dr. Sudirman, S.E, M.Pd juga begitu mengapresiasi salah satu rangkaian kegiatan di Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat ini, karena selain dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Medan, diskusi ini juga dihadiri oleh Bapak Sarwo Edy dari Balai Besar Guru Penggerak, dan juga Bapak Indra Prawira, ST yang merupakan Sekretaris Forum Komunikasi PKBM Sumatera Utara. Salah satu rangkaian kegiatan dari Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat ini dimoderatori oleh Aisyah Anggreni, Mahasiswi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan. Dalam pembukaannya, Aisyah mengatakan bahwa “ketika berbicara soal inovasi pasti identik dengan hal baru yang sifatnya solutif dan berdasarkan analisis kebutuhan”. Bapak Ismail Marzuki Siregar dalam pemaparan awalnya menyampaikan bahwa saat ini sudah ada sekitar 430 Lembaga Kursus dan Pelatihan serta 35 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang telah bergabung di Dinas Pendidikan Kota Medan sebagai satuan Pendidikan Nonformal.
Senada dengan pengantar dari moderator, hal tersebut dibenarkan oleh Bapak Ismail Marzuki Siregar MAP dengan menyampaikan beberapa hal terkait inovasi yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Medan, salah satunya adalah saat ini Dinas Pendidikan Kota Medan sedang gencar-gencarnya melakukan pelatihan-pelatihan, termasuk salah satunya pelatihan E-Rapor. E-Rapor adalah salah satu inovasi yang dihadirkan berupa aplikasi digital yang diindikasikan sebagai aplikasi yang mempermudah guru dalam melakukan penilaian dan sebagainya. Diskusi ini dirasa begitu bermanfaat bagi praktisi Pendidikan Masyarakat karena mendapatkan hal baru dengan melihat inovasi pendidikan masyarakat dari sudut pandang Dinas Pendidikan. Hal ini yang dirasakan oleh Mikael Togatorop selaku mahasiswa Pendidikan Masyarakat yang juga menjadi bagian dari BPMF, “jujur, saya begitu merasakan banyak manfaat dari diskusi ini salah satunya mendapatkan insight dengan sudut pandang baru tentang inovasi Pendidikan Nonformal yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan di tengah era digital seperti ini” ujarnya.
Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah patologi sosial yang diampu oleh ibu Friska Indria Nora Harahap, S.Pd, M.Pd, mahasiswa/i Pendidikan Masyarakat Reguler A 2021 melakukan observasi untuk mengidentifikasi alasan atau hal yang melatarbelakangi residen melakukan patologi berupa narkoba, selain itu juga mahasiswa terjun langsung untuk mencari tahu pengobatan seperti apa yang didapatkan oleh residen di Medan Plus. Tidak sampai disitu, mahasiswa/i Pendidikan Masyarakat ini juga memperkenalkan serta memberikan keterampilan ECO PRINT (Ecosistem Print) kepada klien rehabilitasi Medan Plus sebagai kegiatan positif.
Dengan diberikannya keterampilan ECO PRINT (Ecosistem Print) kepada klien rehabilitasi Medan Plus sebagai salah satu kegiatan yang memfasilitasi residen dalam mendapatkan kegiatan vokasional atau keterampilan yang  berguna sebagai bekal bagi residen apabila nanti sudah selesai menjalani program rawat inap di rehabilitasi. Keterampilan ECO PRINT (Ecosistem Print) ini diberikan atas dasar kemudahan untuk dikembangkan karena hanya membutuhkan bahan dasar dedaunan dan bunga-bunga yang ada di sekitar lingkungan. Selain itu juga, ECO PRINT (Ecosistem Print) mempunyai sifat yang ramah lingkungan dan masih belum terlalu banyak dikembangkan.
Hal ini menjadi harapan setelah nantinya residen menyelesaikan program rawat inap, keterampilan ini dapat menjadi salah satu kegiatan positif yang berkelanjutan dan memberikan hasil yang positif pula bagi para residen yang masih minim aktivitas agar dapat terhindar dari kekambuhan menggunakan Narkoba agar tetap menjadi seseorang yang sehat dan berfungsi sosial.

Eitsss, sebelum semakin jauh ngescroll, ada pengumuman terbaru dan bahagia nih buat kamu. Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat sedang mengadakan diskon sebesar 30% loh untuk setiap biaya pendaftaran perlombaan dan jangan sampai kelewatan karena periode diskonnya hanya sampai H-3 sebelum penutupan pendaftaran. Jadi, tunggu apalagi? Buruann daftarkan diri Anda dan dapatkan hadiah menarik berupa uang pembinaan + sertifikat.

Oke, sekarang boleh scroll scroll lagi!

SCROLL!

SCROLL!

SCROLL!

STOPPP!

Poin pentingnya, pendidikan adalah cara yang paling tepat untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia di masa yang akan datang. Salah satu cara untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia di masa yang akan datang adalah dengan meningkatkan semangat berkarya serta peningkatan kreativitas dan prestasi anak bangsa terutama di jenjang perguruan tinggi melalui proses melatih mereka untuk berkompetisi satu dengan yang lain sehingga dapat memiliki nilai jual dan daya saing yang tinggi untuk menghadapi era saat ini dan mendatang. Selain itu, hal yang menjadi tuntutan saat ini, melalui kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Kampus Merdeka mahasiswa didorong untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

Pendidikan Masyarakat mendukung adanya kebijakan Kampus Merdeka dengan memberikan kontribusi melalui hadirnya Semarak Penmas sebagai sarana ajang kompetisi untuk mengeksplor, mengasah dan membangkitkan kreativitas mahasiswa untuk terciptanya sebuah prestasi yang selaras dengan peran mahasiswa sebagai Agent of Change yang siap bersaing dan dibutuhkan oleh Negeri. Hadirnya Semarak Pendidikan Masyarakat diharapkan mampu menciptakan mahasiswa-mahasiswa yang berkreativitas dengan prestasi yang unggul sebagai perwujudan dari adanya kebijakan Kampus Merdeka.

Semarak Pendidikan Masyarakat dikemas dengan beberapa perlombaan diantaranya:

  1. Lomba Debat Download Flyer Lomba Debat
  2. Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Download Flyer Lomba Karya Tulis Ilmiah
  3. Lomba Opini Download Flyer Lomba Opini
  4. Lomba Produk Inovasi Download Flyer Lomba Produk Inovasi
  5. Kompetisi Gagasan Tertulis (GT) Download Flyer Kompetisi Gagasan Tertulis
  6. Lomba Pidato (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) Download Flyer Lomba Pidato Nasional
  7. Kompetisi Podcast Nusantara Download Flyer Kompetisi Podcast Nusantara
  8. Lomba Photography Download Flyer Lomba Photography

Download Flyer Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat

Jika kamu ingin menjadi salah satu Agent of Change yang ingin berkontribusi dengan mengeksplor kreativitas untuk mewujudkan prestasi di Kampus Merdeka melalui Semarak Pendidikan Masyarakat, kamu dapat mengikuti setiap perlombaan yang ada di Semarak Pendidikan Masyarakat dengan memenuhi beberapa persyaratan dari setiap perlombaan yang dapat diakses melalui Buku Panduan Lomba

Download Buku Panduan Lomba Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat

 

Ayo daftarkan dirimu, ambil peranmu dan berikan kontribusimu dengan mengeksplor kreativitasmu untuk terwujudnya prestasi di Kampus Merdeka!

Pengenalan Lapangan Persekolahan I (PLP I) merupakan salah satu mata kuliah yang dilaksanakan pada semester 4. Pada dasarnya, Pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan I (PLP I) ditujukan kepada mahasiswa semester 4 untuk memberikan bekal sekaligus penyamaan persepsi terkait akan dilakukan PLP I yang inti dari kegiatannya berupa aktivitas observasi beserta analisis dan penghayatan terhadap setiap kegiatan seputar kultur lembaga pendidikan, pengamatan struktur organisasi dan tata kerja di lembaga pendidikan, serta pengamatan dan implementasi peraturan dan tata tertib lembaga pendidikan guna memberikan kompetensi dasar untuk membangun jati diri sebagai calon pendidik maupun profesi lainnya yang menjadi lingkup Prodi Penmas.
Pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan I (PLP I) dilakukan pada hari Kamis, 17 Maret 2022. Pembekalan PLP I dihadiri oleh seluruh mahasiswa semester 4 yang akan dikirimkan ke berbagai lembaga pendidikan mulai dari PKBM, SKB, maupun SMK serta dihadiri seluruh dosen yang akan menjadi pembimbing setiap kelompok mahasiswa di lembaga pendidikan terkait.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat FIP UNIMED Dr.Sudirman,SE.,M.Pd, yang dilanjutkan dengan penyampaian materi dasar mengenai PLP I yang dipaparkan oleh sekretaris Jurusan Fauzi Kurniawan,S.Psi,M.Psi terkait Konsep PLP I, Tujuan PLP I, Capaian Pembelajaran PLP I, Ruang Lingkup PLP I, Beban Belajar serta peraturan terkait Dosen Pembimbing. Diakhir waktu, para dosen yang menghadiri pembekalan PLP I juga memberikan sharing-sharing seputar PLP I.
Harapannya dari adanya Pembekalan PLP I ini untuk memberikan bekal dasar bagi mahasiswa semester 4 yang akan dikirimkan secara berkelompok ke berbagai lembaga pendidikan agar mendapatkan gambaran dan persepsi mengenai hal-hal yang harus dilakukan dan ditaati selama selama Pengenalan Lapangan Persekolahan I (PLP I) berlangsung.