Author

admin

Browsing

Dalam rangka menyemarakkan masa unjuk kerja tugas projek mahasiswa, program studi pendidikan masyarakat Universitas Negeri Medan menggelar Perlombaan Semarak Nasional Penmas Unimed Tahun 2022 dengan tema “Eksplorasi Kreativitas Mahasiswa, Wujudkan Prestasi di Kampus Merdeka”. Kegiatan perlombaan diselenggarakan mulai 20 September 2022 hingga 31 Oktober 2022 secara daring dan luring. Adapun mata lomba yang dilombakan ialah Lomba Debat Nasional, Lomba Opini, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Lomba Produk Inovasi, Lomba Podcast Nusantara, Lomba Photography, Lomba Pidato Bahasa Indonesia dan Lomba Pidato Bahasa Inggris. Lomba tersebut diikuti dari berbagai universitas di Indonesia seperti: Universitas Negeri Jakarta, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Lambung Mangkurat, Politeknik Penerbangan, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Medan. Dalam pelaksanaan lomba tersebut Dewan Juri yang dihadirkan berasal dari berbagai Universitas ternama di Indonesia. Perlombaan Semarak Nasional Penmas 2022 ini dinakhodai oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Penmas Unimed. Sebagai Steering Comitee, dosen prodi penmas Unimed Mahfuzi Irwan,M.Pd menyampaikan bahwa “perlombaan ini diinisasi karena kepedulian terhadap kreativitas mahasiswa yang sudah lama tidak terekspos akibat Covid-19 sekaligus untuk mendukung pencapaian prestasi akadmeik dan non akdemik di lingkungan perguruan tinggi”. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Jurusan Prodi Penmas Unimed, Dr.Sudirman,M.Pd mengatakan bahwa ” ajang perlombaan Semarak Nasional Penmas 2022 ini sebagai momentum para mahasiswa penmas untuk unjuk bakat dan kecerdasan akademiknya agar bisa bersaing secara Nasional”.

Adapun mata lomba yang paling banyak diminati oleh pendaftar yang berasal dari kalangan mahasiswa ialah perlombaan Pidato Bahasa Indonesia dengan jumlah 73 peserta, Photography sebanyak 70 peserta dan Opini sebanyak 63 peserta. Proses penilaian lomba secara umum dilakukan secara daring sebelum acara Puncak Semarak Nasional Penmas Tahun 2022 8-9 November, kecuali lomba Pdiato Bahasa Indonesia dan Lomba Pidato Bahasa Inggris yang putaran finalnya dilakukan pada tanggal 8 November 2022 secara luring. ” Antusiasme mahasiswa dalam mengikuti lomba sangat patut diapresiasi, ini bukti bahwa di era merdeka belajar mahasiswa kita semakin menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap perkembangan dirinya yang dibuktikan dengan mengikuti perlombaan seperti ini” ungkap Slivia Handayani,PhD yang merupakan salah satu juri perlombaan karya tulis ilmiah.

Setelah melalui proses perlombaan yang cukup panjang, pada acara puncak Semarak Nasional Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan Tahun 2022 diumumkan nama-nama peserta perlombaan yang mendapatkan juara. Untuk perlombaan Debat Nasioanal juara ketiga diraih oleh Tim Rahmad Hidayat Nasution, Aisyah Anggreini, dan Vitra Anugrah Setya Siringo-ringo (Penmas-Unimed). Juara kedua diraih oleh Tim Nirsya Ismi Almanda, Nazwa Zachra Bayyinah, dan Nurul Azzima (Penmas-UNJ). Sementara Juara pertama diraih oleh Ellisabeth, Siti Salimah. Anggreini Aprilia (Universitas Lambung Mangkurat). Untuk perlombaan Opini juara pertama diraih oleh Amira Syafana (PGSD-UMM), Juara kedua diraih oleh Eiraen Jane Gultom (Penmas- Unimed) dan Jara ketiga diraih oleh Siti Salma Sitio (Akuntansi Syariah-UINSU). Kemudian perlombaan Pidato Bahasa Indonesia, Juara pertama diraih oleh Aji Joko Sutrisno (PGSD-UMSU), Juara kedua diraih oleh Devi natalia Hutagalung (Penmas-Unimed), dan Juara ketiga diraih oleh Muhammad Raziq Abdullah (Poltekbang). Untuk perlombaan LKTI, Juara pertama diraih oleh Tim Ewi Darman Ndraha (Penmas-Unimed), Juara kedua diraih oleh Tim Michael Togatorop (Penmas-Unimed), dan Juara ketiga diraih oleh Tim Gian Sipahutar (Penmas Unimed). Perlombaan Photography juara pertama diraih oleh Rinaldi (Bisnis Digital-Universitas Mahkota Trikom), Juara kedua diraih oleh Yunita Sinta Amanda (PLS-UNNES), dan juara ketiga diraih oleh Muhammad Salim Sagala (Penmas-Unimed), dan Untuk perlombaan Produk Inovasi, Juara pertama diraih oleh Tim Ardilla Dinda (PLS-Unnes), Juara kedua diraih oleh Tim Anggita Anastasya Sihaloho (Penmas-Unimed) dan Juara ketiga diraih oleh Tim Fitria Anjani Nasution (Penmas-Unimed). Perlombaan Podcast untuk juara pertama diraih oleh Tim Dika Dona Syahputra, juara kedua diraih oleh Tim Dwi Ayu Chairunnisa, dan Juara ketiga diraih oleh Sabda Wijaya. Perlombaan Pidato Bahasa Inggris juara pertama diraih oleh Violla Emilia (PGSD-UMM), Juara kedua diraih oleh Nasywa Nurhasanah Hsb (Penmas-Unimed), dan juara ketiga diraih oleh Joane Jannete Sianipar (Penmas-Unimed.

Pada puncak acara penyerahan hadiah, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Prof.Dr.Yusnadi,MS mengatakan bahwa” Selamat dan sukses untuk pemenang lomba, kami bangga dengan pencapaian prestasi mahasiswa sekalian. Ini membuktikan bahwa ajang seperti Semarak Nasional Penmas 2022 ini memiliki dampak yang positif bagi pekrembangan intelektualitas mahasiswa, sekali lagi selamat dan teruslah berprestasi!”. (MIS)

Deli Serdang – Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan melakukan penelitian dasar kepada warga belajar di PKBM Laskar Pelangi Desa Tanjung Rejo, Kabupaten Deli Serdang pada 4 Juni 2022 sampai dengan 2 Juli 2022. Kegiatan peneltiian ini bertujuan untuk menumbuhkan minat belajar kembali bersekolah anak pesisir pantai di daerah Percut Sei Tuan dengan mengembangkan media pembelajaran interaktif berdasarkan perkembangan teknologi di era digital ini. Rendahnya minat belajar siswa sering menjadi masalah dari keefektifan siswa dan pengajar melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah / kursus maupun lembaga pendidikan lainnya, upaya meningkatkan minat belajar siswa melalui kegiatan pengembangan media pembelajaran interaktif memberikan beragam inovasi dalam membuat media pembelajaran di bidang pendidikan. Dengan pengembangan media pembelajaran interaktif yang ditampilkan mulai dari media gambar, interaktivitas, video, teks, dan animasi yang lebih praktis, fleksibel, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Program pengabdian masyarakat dengan melibatkan Fauzi Kurniawan, S.Psi., M.Psi, Anifah, S.Sos, M.Pd dan Jubaidah Hasibuan, S,Pd., M.Pd selaku sivitas akademika dari jurusan Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan ini memberikan pengetahuan kepada anak-anak pesisir di PKBM Laskar Pelangi, kelurahan Percut Sei Tuan mengenai penggunaan media pembelajaran interaktif dengan tema mengenal bahasa daerah, cuaca, makanan tradisional daerah, rumah tradisional, provinsi dan ibukota di Indonesia sebagai kegiatan untuk meningkatkan minat belajar kembali bersekolah.

Di masa pandemi virus corona ini dengan adanya perubahan metode pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya membuat para siswa atau warga belajar cenderung merasa nyaman dan terbiasa dengan pembelajaran daring sehingga minat belajar para siswa atau warga belajar akan menurun untuk belajar di sekolah dengan adanya kebiasaan yang sudah lama tidak dilakukan di luar rumah, ada juga beberapa faktor yang menyababkan kurangnya minat belajar anak pesisir pantai seperti kurangnya dukungan orangtua, kondisi ekonomi yang sulit, akses menuju lokasi belajar, dan tentunya minimnya fasilitas dalam pengajaran seperti belum adanya media pembelajaran yang dapat memberikan semangat belajar. Hal ini memotivasi para dosen dan mahasiswa Pendidikan Masyarakat FIP Unimed untuk melakukan pengembangan media pembelajaran interaktif bagi anak-anak pesisir pantai di PKBM Laskar Pelangi Percut Sei Tuan agar dapat menumbuhkan minat dalam belajar kembali bersekolah sehingga proses belajar dapat efektif dan menyenangkan.

Media pembelajaran interaktif yang dirancang akan menyesuaikan dengan kebutuhan para warga belajar sesuai dengan materi yang diberikan atau yang telah ditentukan. Banyak media pembelajaran interakif yang dapat dirancang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini, hal ini juga bertujuan untuk membuat anak-anak pesisir pantai teknologi. Dalam suatu proses belajar mengajar ada dua unsur yang saling berkaitan yaitu metode pembelajaran dan media pembelajaran. Media pembelajaran yang diciptakan dengan lebih menarik tentunya akan membantu para siswa dalam meningkatkan minat belajar khususnya pada anak pesisir pantai yang kita ketahui sangat memerlukan sekali dukungan dalam peningkatan minat belajar.

Media pembelajaran itu sendiri dapat diartikan sebagai suatu alat bantu yang digunakan pada proses pembelajaran, dengan adanya media dimaksudkan dapat mempermudah dalam menyampaikan materi ajar dari tenaga pengajar kepada warga belajar. Upaya yang dilakukan dalam proses pengembangan media pembelajarn interaktif ini, tidak hanya melihat dan mendengar saja, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan media pembelajaran yang telah dirancang sebelum pembelajaran dimulai.

Melalui kegiatan pengembangan media pembelajaran interaktif ini diharapkan dapat dijadikan media dalam proses belajar-mengajar kepada warga belajar sehingga dapat meningkatkan minat belajar anak pesisir pantai kembali bersekolah yang nantinya dapat dijadikan sebagai modal dasar bagi warga belajar untuk dapat meraih prestasi di bidang akademik maupun non akademik.

Deli Serdang – Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan melakukan pengabdian kepada masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kabupaten Deli Serdang pada 4 Juni 2022 sampai dengan 2 Juli 2022. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan melakukan pendampingan pada anak pesisir pantai kembali bersekolah dalam meningkatkan keterampilan vokasional untuk memasuki dunia kerja di PKBM Laskar Pelangi Kecamatan Percut Sei Tuan. Jika dilihat dari sekian banyak program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan di PKBM, tidak ada satupun yang ditujukan khusus untuk anak-anak pesisir pantai kembali bersekolah. Oleh karena itu, sebagai upaya dalam menumbuhkan semangat kembali bersekolah pada anak maka dilakukan program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pendampingan anak pesisir kembali bersekolah melalui pelatihan keterampilan vokasional yang dikembangkan untuk menambah keterampilan anak seperti membuat kerajinan tempat tisu dari limbah cangkang kerang, membuat kerajinan vas bunga dari kertas bekas, membuat bunga dari jaring buah, membuat dreamcatcher dari kulit kerang, serta membuat tempura ikan.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh Fauzi Kurniawan, S.Psi., M.Psi, Dr. Yasaratodo Wau, M.Pd, Vidya Dwi Amalia Zati, SS. M, Hum, Jubaidah Hasibuan, S,Pd., M.Pd selaku dosen dan dibantu mahasiswa Jurusan Pendidikan Masyarakat FIP Universitas Negeri Medan dalam Pendampingan Anak Pesisir Pantai Kembali Bersekolah Melalui Keterampilan Vokasional Untuk Kesiapan Memasuki Dunia Kerja Di PKBM Laskar Pelangi Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Melalui peningkatkan keterampilan vokasional agar anak pesisir pantai memiliki kesiapan dalam memasuki dunia kerja di berbagai bidang usaha / industry dengan memberikan pelatihan, konsultasi dan praktek sesuai kondisi dan potensi alam sekitar agar warga belajar mampu memperoleh pekerjaan maupun menghasilkan usaha yang layak sesuai dengan kondisi dan lingkungan kerja yang ada.

Kontribusi dalam masyarakat salah satunya ditandai dengan adanya lapangan pekerjaan yang muncul, pemerolehan pekerjaan bagi individu dengan hambatan intelektual harus dipersiapkan sejak masih mengikuti program pendidikan di sekolah. Pada program pendidikan non-formal di PKBM, warga belajar harus menguasai pengetahuan dan keterampilan yang bisa membantu mereka bertanggung jawab dan berkontribusi sebagai anggota masyarakat, tempat kerja, keluarga dan lingkungan sekitar.

Dengan penyelenggaraan program pendampingan dalam meningkatkan keterampilan vokasional yang dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan maka diharapkan terciptanya tiga asumsi dasar sebagai hasil yang direncanakan yaitu harus terciptanya dampak atau pengaruh menyangkut hasil yang dicapai peserta didik atau peserta pelatihan, sumber daya manusia membutuhkan pendidikan dan pelatihan agar dapat bekerja lebih efektif dan produktif dan kegiatan belajar akan efektif apabila warga belajar merasa butuh untuk belajar.

Kegiatan pendampingan anak pesisir kembali bersekolah melalui keterampilan vokasional ini diharapkan dapat menumbuhkan kesiapan bekerja maupun berwirausaha warga belajar di PKBM Laskar Pelangi Kecamatan Percut Sei Tuan, selain itu dapat menjadi gerbang untuk anak-anak memiliki kemampuan dan kesiapan saat bekerja nantinya dalam berbagai sektor industri terutama dalam berwirausaha untuk membuka peluang usaha baru di masa depan.

Seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) yang telah dibuka dan disambut antusiasme yang tinggi oleh masyarakat terkhusus para lulusan/alumni dan Tenaga Honorer.

Dalam rangka mempersiapkan masyarakat dalam merebut kursi ASN, Alumni Ikatan Alumni Pendidikan Luar Sekolah/Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan (IKAPLUSDIKMAS UNIMED) mengambil momen seleksi CPNS/PPPK ini sebagai langkah untuk memberikan informasi dan berbagi strategi jitu lulus seleksi CPNS untuk para alumni Unimed serta para masyarakat umum yang akan mendaftar seleksi CPNS/PPPK dan sekolah kedinasan tahun ini, dengan mengadakan Webinar “Strategi Lulus CPNS/PPPK dan Sekolah Kedinasan” melalui virtual zoom dan live streaming youtube pada Kamis, (17/6).

Selaku Ketua Ikaplusdikmas Unimed, Eko Haryanto, S.Pd. menyampaikan “Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh Indonesia yang awalnya kita tujukan untuk para alumni, namun karena ini kebutuhan nasional maka kami membuat pendaftaran Online secara masif pada tanggal 8 -16 Juni 2021, alhamdulillah banyak yang antusias.”

“CPNS/PPPK dan Sekolah Kedinasan memang sangat dinanti-nanti dan ditunggu oleh para alumni dan Jobseker lainnya. Pemerintah berencana membuka seleksi Calon Aparatur Sipil Negara di tahun 2021 total sebanyak 707.622 formasi. Menurut agenda sebenarnya bulan ini sudah keluar semua formasinya, namun diundur kembali hingga bulan Juli 2021. Nah kita tunggu saja, mudah-mudahan segera dibuka dan sesuai dengan jurusan/keahlian kita. Sembari menunggu, tak ada salahnya kita mempersiapkan diri untuk menghadapi tes seleksi CPNS/PPPK dan Kedinasan, ” ungkapnya.

“Kita mengundang narasumber yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya seperti Feriyansyah, M.Pd (Dosen FIP Unimed/Alumni Unimed) dan Adi Syahputra Nasution, S.Pd (Konsultan Pendidikan Adzkia/Alumni PLS Unimed) dan di Moderatori oleh Lilis Swarni Naninggolan, S.Pd (Alumni PLS Unimed/Pamong Belajar Kota Padang).”

Dalam paparannya, Dosen Unimed Feriyansyah, M.Pd. menjelaskan “Alur sistem seleksi calon ASN Saat seleksi administrasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni: Ketentuan Pengadaan PNS, Ketentuan Umum Tambahan, Kebutuhan Akreditasi, Jenis Kebutuhan CPNS, Persyaratan Kebutuhan CPNS, Ketentuan SKD PNS, Materi SKD PNS, Bentuk/ Jenis SKB tambahan PNS dan Pengolahan Nilai Akhir seleksi.”

Disisi lain Adi Syahputra Nasution, S.Pd. menambahkan “materi yang tidak jauh berbeda namun hal yang di sampaikan secara detail dan bermanfaat, mengenai perbedaan dan persamaan CPNS/PPPK, Pengertian CPNS dan PPPK, Persyaratannya, Tahapan Seleksinya, Pasing Grade atau ambang batas nilai terendah dan undang-undang terbaru kemenpanRB.”

Terakhir Adi Syahputra berpesan agar calon peserta CPNS/PPPK menyiapkan syarat-syaratnya, ketahui materi seleksinya, serta selalu update informasi.

Sebagai penutup, Ketua Ikaplusdikmas Unimed berharap para pejuang CPNS/PPPK dan Sekolah Kedinasan agar lebih giat dan optimis supaya bisa lulus di tahun ini,”ucap Eko. (PLS/PENMAS)

Mahasiswi FIP Unimed raih juara kedua pada perlombaan melukis Doodle Art pada Library Festival UIN Sumatera Utara pada 5 – 6 November 2019. Erika Agustina Sitompul (Penmas 2018) berhasil menorehkan prestasi dengan bakat karya seninya.

Acara Library Festival UIN Sumatera Utara sendiri merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Perpustakaan UIN-SU di pelataran Perpustakaan UINSU, Jalan Willem Iskandar (Kampus II). Kegiatan ini dirangkai dengan seminar dan perlombaan Karya Tulis Ilmiah, Photography, Doodle Art, Stand Up Comedy dan Diskusi panel, dibuka oleh Wakil Rektor III UINSU Prof. Dr. Amroeni Drajat.

Dekan FIP Prof. Dr. Nasrun, MS. mengucapkan selamat kepada Erika Agustina Sitompul yang telah menorehkan prestasi pada ajang Library Festival di UINSU. Kita berharap agar para mahasiswa terus mengembangkan potensi dan bakatnya, ikuti berbagai kompetisi karena disitulah wadah untuk mengasah kemampuan dan keterampilan. Semoga prestasi ini dapat menstimulasi bagi mahasiswa lainnya untuk berprestasi dan berinovasi. (Humas Unimed/eo)

Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unimed melantik 37 lulusan dalam upacara yudisium yang digelar di Aula FIP, Selasa (25/02). Lulusan terdiri dari jurusan PPB/BK sebanyak 14 orang, Jurusan PGSD sebanyak 10 orang, Jurusan PENMAS sebanyak 12 orang, dan Prodi PG PAUD sebanyak 1 orang.

Acara Judicium FIP dihadiri oleh Dekan FIP Prof. Dr. Nasrun, M.S., Para Guru Besar, para Wakil Dekan dan seluruh fungsionaris dilingkungan FIP, para lulusan yang dijudicium dan para orang tua wali lulusan.

Adapun yang meraih IPK tertinggi tingkat fakultas yakni : Sartika Talambanua dengan IPK 3.78 dari Jurusan PPB/BK, disusul oleh Chairullah Alawy Purba dengan IPK 3.73 dari Jurusan PGSD, kemudian Ahmad Fauzi Lubis dengan IPK 3,39 dari Jurusan PENMAS, dan Hillerin Ovalyn Tampubolon dengan IPK 3,29 dari Jurusan PG PAUD.

Pengukuhan judicium tersebut dilakukan oleh Dekan FIP Prof. Dr. Nasrun, M.S. dan disaksikan oleh seluruh hadirin. Pada sambutannya, Nasrun mengucapkan selamat kepada para alumni, semoga dapat mengemban amanah pendidikan dengan baik dan senantiasa menjaga nama baik almamater. Tampilkan diri saudara sebagi insan lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan Unimed memiliki kapasitas hardskill dan softskill yang baik.

Lanjut Prof. Nasrun, Pelantikan sarjana alumni FIP ini tidaklah akhir dari aktivitas belajar. Dimana pun saudara nanti mengabdikan dedikasi ilmu yang diperoleh, harus tetap belajar, karena belajar sesungguhnya ada di masyarakat. Akan banyak yang diperoleh dari wujud belajar dalam realitas nyata dimasyarakat. Tetaplah menjalin komunikasi dan silaturahmi serta kontribusi untuk memajukan FIP Unimed.

Sartika Talambanua sebagai lulusan terbaik mengucapkan rasa bahagia dan bangga karena telah berhasil menyelesaikan studi S1 di universitas terbaik Sumatera Utara yakni kampus hijau Unimed. “Terima kasih yang tak terhingga atas bimbingan dan arahan para dekan, dosen dan pegawai dalam kegiatan akademik di kampus yang sejuk ini. . Terima kasih tak terhingga juga kami sampaikan kepada kedua orang tua karena telah susah payah dengan segala upaya membiayai studi kami. Semoga kami menjadi sarjana yang baik dan profesional dan akan berupaya bisa membahagiakan kedua orang tua.(Humas Unimed/ms)

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Masyarakat (PLS) FIP Unimed kembali mengukir prestasi Juara 3 Lomba debat mahasiswa tingkat nasional di Universitas Negeri Padang. Acara tersebut bertema Historia 3rd : Sejarah Inspirasi Bagi Negeri Masa lalu, masa kini dan masa depan yang diselenggarakan oleh HMJ Sejarah UNP pada 12 – 14 Februari 2020.

Adapun mahasiswa yang berprestasi tersebut adalah Ahmad Rizaldi, Siti Aisyah dan Reckha Windy Khan. Mereka merupakan mahasiswa jurusan Penmas 2016 dibawah asuhan Dr. Sudirman, SE., M.Pd.

Dekan FIP Prof. Dr. Nasrun, MS. mengucapkan selamat kepada mahasiswanya yang berhasil meraih juara ketiga pada lomba debat di UNP. “Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita. Kami berharap mahasiswa dapat meningkatkan prestasinya, asah terus kemampuan dan daya juang, serta perbanyak literasi dan inovasi sehingga mampu bersaing baik dikompetisi maupun dunia kerja. Semoga prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan minat bakatnya.”

Rektor Unimed Dr. Syamsul Gultom, SKM., M.Kes. juga memberikan selamat kepada mahasiswa FIP yang berhasil meraih juara ke 3 bersaing ditingkat nasional. Selaku Pimpinan, kita akan pacu terus prestasi mahasiswa dengan menumbuhkembangkan kreatifitas dan inovasi serta mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi tentunya. Prestasi mahasiswa menjadi salah satu indikator keberhasilan sebuah Perguruan Tinggi. Semoga prestasi ini terus ditingkatkan dan memberikan motivasi mahasiswa lainnya untuk berkarya dan berprestasi. Sehingga mewujudkan visi Unimed, unggul dalam bidang pendidikan, rekayasa industri dan budaya. (Humas Unimed/eo)